Laporan pemeriksaan Boraks Pada Makanan


MATA KULIAH : PENYEHATAN MAKANAN DAN MINUMAN -A
DOSEN PMA : KHIKI  PURNAWATI  KASIM,  SST.,  M.Kes


PEMERIKSAAN BORAKS SECARA KUALITATIF
PADA MAKANAN(BAKSO)






MIRNAWATI
PO714221181.070
D.IV / II B




KEMENTRIAN KESEHATAN RI
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MAKASSAR
JURUSAN KESEHATAN LINGKUNGAN
PRODI SANITASI  LINGKUNGAN
II B
2020

A. DASAR TEORI

Boraks adalah senyawa berbentuk kristal putih, tidak berbau, dan stabil pada suhu serta tekanan normal. Umumnya digunakan untuk mematri logam, proses pembuatan gelas dan enamel, sebagai pengawet kayu, serta pembasmi kecoa. Boraks biasanya digunakan sebagai bahan pembersih atau antiseptic yang berupa hablur(Kristal) berwarna kuning atau serbuk berwarna cokelat, yang bisa juga digunakan membantu melelehkan zat padat. Jika dikonsumsi manusia dapat menimbulkan berbagai penyakit. Sebab, boraks dapat merusak jaringan syaraf, ginjal, dan hati.
Boraks adalah senyawa dengan nama kimia natrium tetraborat(NaB4O7) berbentuk padat , jika terlarut dalam air akan menjadi natrium hidroksida dan asam borat(H3BO3). Dengan demikian bahaya boraks identic dengan bahaya asam borat(Khamid,1993).
Boraks (NaB4O7) dengan nama kimia natrium tetraborat, natrium biborat, natrium piroborat merupakan senyawa kimia yang berbentuk Kristal dan berwarna putih dan jika dilarutkan dalam air menjadi natrium hidroksida serta asam boraks. Natrium boraks dan asam boraks masing-masing bersifat antiseptic, sehingga banyak digunakan oleh industry farmasi sebagai ramuan obat misalnya salep, bedak, larutan kompres, dan obat pencuci mata.

B. Tujuan

Tujuan dalam praktikum ini adalah untuk mengetahui ada/tidaknya penggunaan bahan pengawet yang berupa boraks pada sampel makanan yang diperiksa adalah bakso.

C. Alat dan bahan :

1. Stik bambu
2. Bakso
3. Rimpang kunyit/ kunyit basah

D. Cara kerja :

1. Siapkan alat dan bahannya
2. Pertama – tama  ambil stik bambu ditusuk ke rimpang kunyit/ kunyit basah dan diamkan selama ± 10 detik.
3. Kemudian stik bambu dilepaskan dari kunyit basah dan setelah itu ditusukkan ke bakso dan diamkan kembali selama ± 10 detik.
4. Amati perubahan warna pada ujung stik yang sudah ditusuk ke kunyit, jika berwarna kuning sampai orange kemerahan berarti positif mengandung boraks.

E. Hasil

Hasil dari praktikum pemeriksaan  boraks pada makanan yaitu bakso adalah negatif, yang artinya bakso tersebut tidak mengandung boraks.

F. Analisa hasil

Berdasarkan praktikum yang telah dilakukan pada sampel bakso menunjukkan hasil yang negatif, ini dikarenakan warna yang dihasilkan dari ditusukkan ke kunyit kemudian ke sampel bakso tidak mengalami perubahan warna sehingga dapat dikatakan bakso tersebut tidak dicampur bahan kimia(boraks).
Penggunaan boraks dalam dosis yang rendah tidak akan menyebabkan kerusakan namun akan terakumulasi di otak, hati, dll. Sedangkan penggunaan boraks alam dosis yang tinggi menyebabkan gangguan pencernaan, demam, dan dalam jangka panjang serta akan menyebabkan radang kulit, depresi, dll.


G. Kesimpulan

Dari hasil praktikum yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pada pemeriksaan boraks sampel bakso negatif mengandung boraks karena tidak ada perubahan warna.

H. Saran

Sebaiknya praktikan bisa menggunakan sampel lebih dari satu , agar ada perbandingan antara sampel yang positif dan negatif.

Daftar pustaka

Berita Warta Tips Info, 2011. Pemeriksaan Boraks Pada Makanan.
http://tipswarta.blogspot.com/2011/03/pemeriksaan-boraks-pada-makanan-laporan-html. ( diakses pada tanggal 25 April 2020).

Heniprahesti, 2014. http://heniprahesti.blogspot.com/2014/08/laporan-praktikum-boraks-html. (diakses pada tanggal 25 April 2020).

Khamid,  1993. Bahaya Boraks Bagi Kesehatan. Jakarta: Penerbit Kompas.






Komentar

  1. Laporannya sangat bemanpaat,saran bisa ditambahkan waktu dan tempat praktikum

    BalasHapus
  2. Laporannya sangat bermanfaat, saran tambahkan lampiran gambarnya ๐Ÿ™‚

    BalasHapus
  3. Semoga bermanfaat untuk masyarakat๐Ÿ™

    BalasHapus
  4. Sangat bermanfaat dan mudah dipahami

    BalasHapus
  5. Saran, bisa ditambahkan ciri" bakso yang mengandung bakso secara fisik. Oke thanks

    BalasHapus
  6. Sangat bermanfaat dan mudah dipahami๐Ÿ‘

    BalasHapus
  7. Laporannya sangat bermanfaat dan mudah di pahami ๐Ÿ™๐Ÿป

    BalasHapus
  8. Laporannya sangat jelas dan mudah dipahami

    BalasHapus
  9. Laporannya baik tdaknada masalah

    BalasHapus
  10. Sedikit saran lampirannya ditambahkan๐Ÿ‘

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baik nnti saya tambahkan, terima kasih ๐Ÿ™

      Hapus
  11. Bermanfaat untuk pembaca, sarannya lebih baik menambahkan gambar

    BalasHapus
  12. sangat bermanfaat.dan saran saya di berikan lampiran sehingga lebih jelas di pahami

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baik, nnti saya tambahkan lampiran nya, terima kasih ๐Ÿ™

      Hapus
  13. Laporannya sudah bagus, saran saya mungkin bisa ditambahkan lampiran agar lebih jelas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baik, nnti sy tambahkan, terima kasih ๐Ÿ™

      Hapus
  14. laporannya sangat membantu dan bahasa yang digunakan mudah dipahami. mungkin bisa ditambahkan gambar sebagai lampiran

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baik, nnti sy tambahkan gambar nya, terima kasih ๐Ÿ™

      Hapus
  15. Laporan sangat membantu , dan juga mudah di pahami

    BalasHapus
  16. LaoorLapor sudah jelas dan sangat membantu

    BalasHapus
  17. Laporannyaa sngat bermanfaat mirnaa

    BalasHapus
  18. Laporannya sudah bgus semoga brmnfaat.

    BalasHapus
  19. Saran sebaiknya bisa lampirkan gambar pemeriksaan atau bukti warna dari kunyit ๐Ÿ˜Š

    BalasHapus
  20. penlisan laporan yang bagus dan dapat di mengerti

    BalasHapus
  21. Dasar teori terdiri dari 4 paragraf diawali kata borax,jadinya agak boring.
    Analisa hasil tdk sesuai dasar teori, sabaikx cantumkan dasar teori yg akan digunakan untuk analisa.
    Daftar pustaka, 2 sumberx blogspot.sebaiknya tdk digunakan dari blogspot.
    Perlu lampirkan dokumentasi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baik bu, terima kasih atas saran nya๐Ÿ™

      Hapus

Posting Komentar